Saat Hadiri Gerak Jalan Sehat Disulsel,Jokowi Ditanya Soal Isu PKI,Begini Responya
Cari Berita

Saat Hadiri Gerak Jalan Sehat Disulsel,Jokowi Ditanya Soal Isu PKI,Begini Responya

Sunday, July 29, 2018

Foto Presiden RI Joko Widodo Saat Melakukan Kegiatan Jalan Sehat Di Kota Makassar (Minggu.29/07/2018.Kwl/Portalindo.co.id)

Sulawesi Selatan, Portalindo.co.id – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menanggapi isu terkait dirinya yang kerap disebut sebagai anggota PKI, jelang pilpres 2019.Saat ditanyai, Jokowi geram dan mengaku berita tersebut merupakan berita hoax yang sengaja dilancarkan untuk mengadu domba.

Menurut mantan Gubernur DKI itu, yang namanya hoax, kabar bohong, fitnah, harus mampu diredam.“DN Aidit pidato tahun 1955. PKI dibubarkan tahun 1965. Saya lahari 1961. Saat itu saya baru berusia 4 tahun loh,” bebernya saat memberikan pengarahan kepada 2.000 Babinsa Kodam XIV Hasanuddin di Balai Prajurit Jenderal M Jusuf Manunggal, Minggu (29/07/2018)

Memang kata dia, awalnya dengan isu PKI itu hanya didiamin saja. Tapi semakin ada yang percaya. Makanya harus dijawab ini sebelum membias.“Ini namanya politik adu domba. Nda bisa diteruskan. Ini permainan politik pemecah belah. Sedih kita melihat permainan politik seperti ini. Gara-gara pilkada, pilpres kita mengembangkan politik kotor seperti itu. Stop cara seperti itu,” tambah mantan Wali Kota Solo itu.

Jokowi sapaan karibnya menjelaskan, politik seperti itu tidak mendidik, politik yang nendewasakan masyarakat yang akan harus ditempuh. “Ini harus diberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan itu Jokowi didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Moeldoko, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Mulyono, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono.

Turut mendampingi juga Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI Trisno Hendradi, serta Komandan Paspampres Mayjen TNI Mar Suhartono. (Kwl)