Bupati Cianjur Dampingi Menteri pertanian
Cari Berita

Bupati Cianjur Dampingi Menteri pertanian

Senin, 07 Mei 2018



Bupati Cianjur DR H. Irvan Rivano Muchtar, S.IP, SH, M.Si, Rabu, 23/04/18 menghadiri acara Pencanangan Pengentasan Kemiskinan Melalui Program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) berbasis pertanian di Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo, MPh. Danrem Suryakancana, para pejabat Eselon 1 Kementerian, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Warga Masyarakat serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Cianjur, H. Irvan Rivano Muchtar, yang didampingi Wakil Bupati, H. herman Suherman, ST,.MAP menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, atas dipilihnya Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur untuk launching program Bekerja dan merupakan desa yang pertama dilaksanaknnya Program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) Berbasis Pertanian. Desa Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi tersbut juga merupakan salah satu Desa yang pernah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai Desa tertinggal dari 10 desa yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Bupati juga menyampaiklan terima kasih, atas bantuan – bantuan yang diberikan khusus kepada Desa Cikancana yaitu antara lain 2.000 ekor ayam dan 20 ekor domba, 1 paket kegiatan KRPL, bantuan komoditas hortikultura yang terdiri dari 100 tanaman durian, 105 tanaman jeruk, mangga, manggis, dan tanaman pepaya, serta bantaun – bantuan lainnya, Bupati berharap bantuan – bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi penerimanya serta dapat menambah motivasi/spirit warga masyarakat khususnya dI Desa Cikancana untuk meningkatkan produktifitasnya juga roda perekonomian di Kabupaten Cianjur.

Sementara itu Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program Kementerian Pertanian yang bekerjasama dengan Kemensos, Kementerian BUMN, BKKBN dan kementerian lainnya yang merupakan solusi permanen untuk saudara – saudara kita yang kurang produktif atau kurang beruntung disektor pertanian di pedesaan.

Ada sekitar 16 juta orang yang kurang mampu/miskin di seluruh Indonesia, dan itu akan diselesaikan secara bertahap pada tahun ini pula sedang disiapkan 10 juta ekor ayam untuk seluruh Indonesia untuk 200 ribu rumah tangga atau 1 juta penduduk dengan total 16 juta penduduk miskin, diharapkan 5 sampai 10 tahun kedepan sudah rampung, program tersebut dibentuk seperti cluster / per Kabupaten diserahkan tanaman jangka pendek seperti sayuran, menengah yakni ayam petelur dan tanaman tahunan seperti Kopi, durian dan Rambutan, pelaksanaannya system cluster atau satu cluster ke cluster lainnya berbeda jenis yang ditanam agar nantinya bisa berdiri satu industry setara dengan 1000 hektar, total yang dibutuhkan 20 -25 ribu rumah tangga berdiri satu industri dan industri tersebut yang membeli hasil produk itu nantinya sampai diproses lalu menjadi bahan jadi yang bisa di exspor atau dijual ke super market. (mistarno/Mursin)